Selamat Datang di Fielkom Site!

ﺍﻟﺴَّﻼَﻡُ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﻭَﺭَﺣْﻤَﺔُ ﺍﻟﻠﻪِ ﻭَﺑَﺮَﻛَﺎﺗُﻪ

Alhamdulillah atas berkah dan rahmat-Nya blog ini bisa hadir di tengah-tengah dunia perbloggingan. Tak lupa selawat serta salam semoga selalu terlimpahkan kepada Rasullah Shallahu ‘alaihi wassalam, Keluarga dan para Sahabat beliau, serta orang-orang yang mengikuti jalan mereka yang lurus hingga akhir zaman. Harapannya Fielkom Site dapat berpartisipasi dan berkontribusi dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah Islam yang sesuai Al-Qur’an dan Sunnah berdasarkan pemahaman Salafush Sholeh dan hal-hal bermanfaat lainnya. Terimakasih sudah berkunjung di Fielkom Site. Semoga bermanfaat.

ﻭَ ﺍﻟﺴَّﻼَﻡُ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﻭَﺭَﺣْﻤَﺔُ ﺍﻟﻠﻪِ ﻭَﺑَﺮَﻛَﺎﺗُﻪ

Siti Mainur Fitriana

Ubah ini untuk hidup lebih baik

Yuk ubah cara pandang dan berpikir kita tentang kehidupan. Semoga dengan demikian hidup kita jadi lebih baik lagi..

Orang yang paling kaya bukanlah orang yang bergelimang harta tapi orang yang selalu merasa cukup dengan pemberian Allah (qona’ah).
Orang yang paling miskin bukanlah orang yang tidak memiliki apa-apa tapi orang yang suka meminta-minta hingga hilang rasa malu dan kewibawaannya.

Orang yang kuat bukanlah orang yang bisa mengangkat batu sebesar gunung uhud tapi orang yang bisa menahan emosinya ketika marah.

Orang yang lemah bukanlah orang yang tidak bisa melakukan apapun tapi orang yang tidak mau berusaha untuk melakukan apa-apa yang bermanfaat untuknya.

Orang yang lapang bukanlah orang yang memiliki rumah yang luas, rezeki melimpah tapi orang yang memiliki hati dan jiwa yang luas untuk memaafkan kesalahan orang lain.

Orang yang sempit bukanlah orang yang perekonomiannya terhimpit tapi orang yang suka mendendam dan sulit memaafkan kesalahan orang lain.

Orang yang bahagia bukanlah orang yang memiliki segalanya tapi orang yang bersyukur ketika diberi kenikmatan, bersabar ketika diberi ujian, dan ridho akan takdir-Nya.

Orang yang menyedihkan bukanlah orang yang memiliki banyak kekurangan tapi orang yang diberi kenikmatan lupa bersyukur, diberi ujian berkeluh kesah, dan tidak ridho akan takdir-Nya.

Orang yang beruntung bukanlah orang yang apapun keinginannya tercapai dengan mudah tapi orang yang berusaha agar harinya lebih baik dari hari kemarin.

Orang yang sukses bukanlah orang yang banyak harta, bukan juga orang yang terkenal tapi orang yang senantiasa menyiapkan bekal di akherat kelak sehingga dia dikenal Allah karena amalnya.

Orang yang bangkrut bukanlah orang yang ludes hartanya, hilang ketenarannya tapi orang yang lalai dengan akherat hingga kematian menjemputnya. (Fie)

Fitri Ummu Syifa
Banjarmasin, 4 Februari 2017

Breastfeeding is the best ever

Ketika kita ingin memberikan ASI Ekslusive untuk bayi kita tapi keluarga sekitar tidak mendukung, rumah sakit tempat kita melahirkan kurang mendukung, bahkan suami kita sendiri kurang pro tetaplah kekeuh bunda. Yakinlah bahwa ASI adalah yang terbaik buat bayi kita. Balaslah setiap kata-kata usil mereka dengan senyuman indah bak anjing menggonggong kafilah berlalu. Tapi ingat bunda, harus banyak makan makanan yang bergizi untuk mendukung kualitas dan produksi ASI bunda. Tetap tenang dan dibawa hepi terus. Mohon doa dan pertolongan Allah karena doa adalah senjata seorang mukmin yang paling ampuh. Terakhir, niatkan semua ikhlas karena Allah. Agar setiap jerih payah kita tetap bernilai ibadah di sisi-Nya. Semangat ya bunda. Happy breastfeeding! (Fie)

Kisah Clodi Syifa

image

Di saat membuka lemari dan melihat tumpukan clodi Syifa, di situ saya kadang merasa sedih. Pasalnya investasi dengan menelan biaya yang cukup banyak harus sia-sia karena clodi belum terpakai lagi. Syifa pertama kali memakai clodi saat dia berumur 2 bulanan. Dikarenakan saya membeli clodi yang “one size”, si mungil Syifa jadi kelihatan kegedean saat memakainya walaupun sudah diatur ukuran paling kecil.

Perawatan clodi yang bisa dibilang tidak boleh sembarangan membuat saya harus turun tangan untuk mencucinya. Biasanya suami yang ambil alih tugas mencuci soalnya saya sudah kecapekan begadang mengurus dan menyusui si cantik Syifa terutama sehabis melahirkan. Sebagai seorang Ibu, saya dituntut serba cepat. Kalau tidak begitu anak keburu menangis. Apalagi Syifa kalau nenen lama, berjam-jam. Alhasil cuci mencuci clodi tidak bisa pelan-pelan, harus cepat juga. Untungnya terbantu dengan adanya laundry ball dan remover stick, mencuci jadi lebih praktis dan mudah. Bau pesing dan noda pup beres. Namun setelah remover stick-nya habis, saya pun kebingungan. Noda pupnya itu lo susah sekali dihilangkan padahal saya kan harus kerja cepat. Saya pun menambahkan detergent lagi dan lagi dengan harapan noda pupnya cepat hilang. Proses pembilasan juga serba cepat. Yang penting cepat selesai. Dan akhirnya Syifa kena ruam popok yang cukup parah. Hiks hiks. Dengan berat hati, Syifa pun harus kembali memakai popok kain tali lagi.

Selama 3 hari Syifa memakai popok kain tali, alhamdulillah ruam popoknya sembuh tapi saya tidak tega memakaikan clodi lagi sebelum Syifa sudah pintar dan bisa ditinggal sehingga saya ada waktu yang cukup untuk mencuci clodi. Menunggu waktu itu, clodi – clodi Syifa di-stripping menggunakan laundry ball. Saat stripping, keluarlah busa – busa sabun yang mungkin inilah salah satu penyebab Syifa jadi terkena ruam popok.

Tantangan berikutnya adalah musim penghujan. Mau tak mau Syifa akhirnya memakai pospak (popok sekali pakai). Untuk memakai clodi masih “eman – eman” takut tidak kering. Sekarang Syifa sudah 5 bulan dan hujan sudah mulai jarang tapi Syifa masih memakai pospak. Mau beralih ke clodi belum berani, soalnya sehabis diare si cantik Syifa kena ruam popok lagi di area anus dan lipatan pantatnya. Hmm, harus bersabar. Semoga ruam popok Syifa segera sembuh supaya Syifa bisa memakai clodi lagi. (Fie)