Sedekahlah Mulai Sekarang!!

Untuk bersedekah sebenarnya tidak perlu menunggu kaya, semisal memiliki harta yang melimpah, dll. Inti dari bersedekah adalah keikhlasan hati saat memberikan sesuatu yang kita miliki untuk orang yang membutuhkannya. Dan sesuatu itu tidak harus uang atau harta kekayaan. Yang terpenting adalah terciptanya kebahagiaan dan bermanfaat bagi yang menerimanya. Bukan bersedekah namanya jika orang yang menerimanya merasa tertekan dan mengerutkan dahinya karena harus membayar pamrih. Dan juga bukan sedekah jika saat memberikannya hanyalah untuk pamer dan mengharapkan mendapat pujian. Dalam bersedekah, harus dilakukan dengan ikhlas karena Allah, bukan disebabkan mengharap balasan, pujian atau sekedar bersedekah saja. Janganlah pelit untuk bersedekah karena pelit bersedekah sama dengan merugi. Kenapa demikian?? Karena begitu banyak keutamaan bersedekah, seperti menolak bala, menghilangkan kesulitan, menyembuhkan sakit, dll. “Sedekah itu menghapuskan kesalahan seperti air memadamkan api” (Hadis Riwayat At Tirmidzi).

Sedekah tak harus mengeluarkan harta seperti tersenyum dan terbebasnya seseorang dari gangguan. Sayang jarang orang melakukan amal sedekah ini. Namun tidak memunafikan sedekah dengan menyisihkan sebagian harta yang dimiliki juga dianjurkan. Sekedah bukan hanya untuk kalangan orang yang berkecukupan tetapi orang miskin dan tidak mampu juga bisa bersedekah. Dengan memberikan senyum kepada orang yang dijumpai termasuk sedekah. Karena senyum dapat mengubah kesedihan menjadi kegembiraan, yang lusuh jadi semangat, yang sakit jadi sembuh, dll. Itulah senyum tulus ikhlas mengharapkan ridho Illahi. Simple, praktis dan mudah dilakukan bukan?

Dengan terbebasnya seseorang dari gangguan kita, ini juga sedekah. Baik gangguan ucapan, tangan, kaki dll. Jangan kita menyakiti sesama muslim karena kita adalah saudara! Berkata yang baik, santun dan selalu menyenangkan, tidak menghina, memaki, atau merendahkannya. Membenarkan secara halus saat saudara kita salah bukan malah menertawakannya. Memperhatikan dengan seksama apa yang dikatakan sebagai tanda hormat. Tidak menggunjingnya di belakang dan tidak menyebarkan aib-aibnya. Untuk kaum Hawa, memakai pakaian yang sopan dan tertutup (syar’i). Kasian mata yang memandang. Sebaliknya juga kaum Adam. Selain gangguan yang kita ciptakan, membantu terhindar dari gangguan lain juga merupakan sedekah. Seperti ikut menjadi sukarelawan (menyumbangkan ide dan tenaga) atau bahkan hanya sekedar menyingkirkan batu di jalan. Hal-hal kecil seperti ini jangan diremehkan karena walaupun kecil tapi rutin dan ikhlas bisa jadi berpahala besar. Bukankah Allah menyukai hal-hal kecil tapi istiqomah dilakukan? Tebarkan salam, senyum, dan kebahagiaan bagi orang lain, terutama saudara sendiri. (Fie)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s