Mamaku

Saat ku dalam rahimmu
Engkau elus-elus perutmu dengan cinta
Bahagia, karna ku akan hadir dalam hidupmu

Semakin lama perutmu membesar
Berjalan pun semakin susah tertatih
Terkadang kakimu bengkak dan kesemutan
Tapi tiada terlihat marah benci dari rautmu
Hanya kebahagiaan terlukis di paras cantikmu

Engkau korbankan nyawa demi aku
Berusaha melahirkanku ke dunia
Dengan selamat dan sehat

Saat ku masih kecil engkau menjagaku
Mengendongku sampai ku tertidur
Menyusuiku dengan air susumu, minuman terbaik
Menenangkan suara tangisku dengan sayang
Membelaiku penuh cinta

Engkau guru pertamaku
Menuntunku hingga ku bisa berlari
Mengajariku berbicara
Engkau berikan makanan terbaik untukku
Engkau jauhkan segala bahaya dariku

Saat ku sakit engkau merawatku
Tiada henti lantunkan doa demi kesembuhanku
Di saat semuanya tertidur pulas
Engkau tetap terjaga di sampingku
Membelai rambutku dengan sayang

Dari dulu hingga kini engkau tak berubah
Tetap menyayangiku
Selalu mendoakan yang terbaik untukku
Walau kini aku jauh darimu
Mengejar mimpi-mimpiku

Aku ingin membuatmu bahagia
Bangga memiliki anak sepertiku
Mamaku, kucintaimu karena Allah
Jasa-jasamu takkan mampu kubalas
Karna itu terimalah baktiku

One thought on “Mamaku

  1. fielkom2006 says:

    Tidak ada ketaatan dalam bermaksiat kepada Allah. Sesungguhnya ketaatan itu hanyalah pada (sesuatu) yang ma’ruf (baik). -Muttafaq alaih-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s