Kisah Clodi Syifa

image

Di saat membuka lemari dan melihat tumpukan clodi Syifa, di situ saya kadang merasa sedih. Pasalnya investasi dengan menelan biaya yang cukup banyak harus sia-sia karena clodi belum terpakai lagi. Syifa pertama kali memakai clodi saat dia berumur 2 bulanan. Dikarenakan saya membeli clodi yang “one size”, si mungil Syifa jadi kelihatan kegedean saat memakainya walaupun sudah diatur ukuran paling kecil.

Perawatan clodi yang bisa dibilang tidak boleh sembarangan membuat saya harus turun tangan untuk mencucinya. Biasanya suami yang ambil alih tugas mencuci soalnya saya sudah kecapekan begadang mengurus dan menyusui si cantik Syifa terutama sehabis melahirkan. Sebagai seorang Ibu, saya dituntut serba cepat. Kalau tidak begitu anak keburu menangis. Apalagi Syifa kalau nenen lama, berjam-jam. Alhasil cuci mencuci clodi tidak bisa pelan-pelan, harus cepat juga. Untungnya terbantu dengan adanya laundry ball dan remover stick, mencuci jadi lebih praktis dan mudah. Bau pesing dan noda pup beres. Namun setelah remover stick-nya habis, saya pun kebingungan. Noda pupnya itu lo susah sekali dihilangkan padahal saya kan harus kerja cepat. Saya pun menambahkan detergent lagi dan lagi dengan harapan noda pupnya cepat hilang. Proses pembilasan juga serba cepat. Yang penting cepat selesai. Dan akhirnya Syifa kena ruam popok yang cukup parah. Hiks hiks. Dengan berat hati, Syifa pun harus kembali memakai popok kain tali lagi.

Selama 3 hari Syifa memakai popok kain tali, alhamdulillah ruam popoknya sembuh tapi saya tidak tega memakaikan clodi lagi sebelum Syifa sudah pintar dan bisa ditinggal sehingga saya ada waktu yang cukup untuk mencuci clodi. Menunggu waktu itu, clodi – clodi Syifa di-stripping menggunakan laundry ball. Saat stripping, keluarlah busa – busa sabun yang mungkin inilah salah satu penyebab Syifa jadi terkena ruam popok.

Tantangan berikutnya adalah musim penghujan. Mau tak mau Syifa akhirnya memakai pospak (popok sekali pakai). Untuk memakai clodi masih “eman – eman” takut tidak kering. Sekarang Syifa sudah 5 bulan dan hujan sudah mulai jarang tapi Syifa masih memakai pospak. Mau beralih ke clodi belum berani, soalnya sehabis diare si cantik Syifa kena ruam popok lagi di area anus dan lipatan pantatnya. Hmm, harus bersabar. Semoga ruam popok Syifa segera sembuh supaya Syifa bisa memakai clodi lagi. (Fie)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s