Ubah ini untuk hidup lebih baik

Yuk ubah cara pandang dan berpikir kita tentang kehidupan. Semoga dengan demikian hidup kita jadi lebih baik lagi..

Orang yang paling kaya bukanlah orang yang bergelimang harta tapi orang yang selalu merasa cukup dengan pemberian Allah (qona’ah).
Orang yang paling miskin bukanlah orang yang tidak memiliki apa-apa tapi orang yang suka meminta-minta hingga hilang rasa malu dan kewibawaannya.

Orang yang kuat bukanlah orang yang bisa mengangkat batu sebesar gunung uhud tapi orang yang bisa menahan emosinya ketika marah.

Orang yang lemah bukanlah orang yang tidak bisa melakukan apapun tapi orang yang tidak mau berusaha untuk melakukan apa-apa yang bermanfaat untuknya.

Orang yang lapang bukanlah orang yang memiliki rumah yang luas, rezeki melimpah tapi orang yang memiliki hati dan jiwa yang luas untuk memaafkan kesalahan orang lain.

Orang yang sempit bukanlah orang yang perekonomiannya terhimpit tapi orang yang suka mendendam dan sulit memaafkan kesalahan orang lain.

Orang yang bahagia bukanlah orang yang memiliki segalanya tapi orang yang bersyukur ketika diberi kenikmatan, bersabar ketika diberi ujian, dan ridho akan takdir-Nya.

Orang yang menyedihkan bukanlah orang yang memiliki banyak kekurangan tapi orang yang diberi kenikmatan lupa bersyukur, diberi ujian berkeluh kesah, dan tidak ridho akan takdir-Nya.

Orang yang beruntung bukanlah orang yang apapun keinginannya tercapai dengan mudah tapi orang yang berusaha agar harinya lebih baik dari hari kemarin.

Orang yang sukses bukanlah orang yang banyak harta, bukan juga orang yang terkenal tapi orang yang senantiasa menyiapkan bekal di akherat kelak sehingga dia dikenal Allah karena amalnya.

Orang yang bangkrut bukanlah orang yang ludes hartanya, hilang ketenarannya tapi orang yang lalai dengan akherat hingga kematian menjemputnya. (Fie)

Fitri Ummu Syifa
Banjarmasin, 4 Februari 2017

Advertisements

Sabar dan Syukur

Sedih senang derita bahagia
Silih berganti bersama roda waktu
Tak da kesengsaraan sejati
Tak juga kebahagiaan abadi
Itulah dunia

Payah mengejar
Yang dikejar semakin jauh
Putus asa menjangkiti
Hilang sudah harga diri
Sampai-sampai bunuh diri

Namun bila didapati
Lupa sudah dengan Illahi
Berlagak hebat
Mengira karna usahanya, kepandaiannya, jerih payahnya
Padahal tidak

Syukur dan sabar saling mengisi
Menenangkan jiwa seorang muslim
Tak layak kau putus asa
Tak pula terlalu bahagia hingga lupa diri
Menerima apa yang Allah beri
Meyakini itulah yang terbaik
Bahagia akan selalu menyelimuti
Sekalipun dalam tetesan air mata