Matikan Televisimu

Televisi merupakan salah satu hasil perkembangan iptek yang bisa dinikmati secara audiovisual. Tidak bisa dipungkiri televisi merupakan salah satu media hiburan yang paling digemari dan merakyat. Hampir setiap rumah di Indonesia paling tidak memiliki sebuah televisi. Sehingga wajar jika televisi dijadikan sebagai alat oleh sebagian kelompok untuk mempengaruhi dan membentuk opini masyarakat demi kepentingan pribadi dan golongan. Bukan hanya melalui berita, tetapi juga talk show, film, acara musik/konser, acara gosip, parodi, dan iklan sekalipun.

Kita sadari atau tidak, televisi telah menghipnotis kita. Melupakan kita dari tujuan hidup manusia sesungguhnya. Seakan-akan menyelesaikan permasalahan yang sedang dialami melalui hiburan yang disajikan. Padahal kalau kita mau berpikir lagi televisi hanya mengalihkan permasalahan kita sementara kepada sesuatu yang tidak penting. Mungkin saja dapat menyelesaikan permasalahan yang kita alami tapi sebenarnya membuka pintu permasalahan yang lain.

Tidak semua yang kita lihat dan dengar dari televisi itu benar. Oleh karena itu, perlu teliti ulang keakuratan informasi yang diberikan. Jangan mudah terhasut opini yang sengaja dibuat. Apalagi menyimpulkan tanpa dasar. Sekali lagi jika informasi tersebut benar-benar perlu untuk kehidupan kita. Kalau sekedar gosip artis sudah jelas g perlu didengarkan, ditelitipun buang-buang waktu. Malah menabung dosa saja. Matikan televisimu jika itu melupakanmu dari tujuan hidupmu, meracuni pikiranmu, dan melalaikanmu dari mengingat Allah. Apalagi berkontribusi menambah dosa. Buang bila perlu. Hee. (Fie)

Advertisements

Pesan untuk Saudariku

Saudariku…
Izinkan aku menyampaikan pesan untukmu
Kuungkapkan karena aku mencintaimu
Mencintaimu karena Allah

Saudariku…
Hidup di dunia hanya sementara
Sedangkan akherat itu kekal
Sungguh dunia tempat beramal

Saudariku…
Jangan turuti hawa nafsumu
Meninggalkan perintah Rabbmu
Jangan biarkan setan menipumu
Tidak takutkah kamu kepada Allah?

Saudariku…
Berpakaianlah secara syar’i
Menutup aurat demi kehormatanmu
Jangan berlebih-lebihan berhias diri
Berhati pula memakai parfum
Jangan sampai tercium bukan mahram

Saudariku…
Jagalah lisanmu
Hindari gosip dan perkataan sia-sia penuh dosa
Keluarkan kata-kata baik berpahala
Saling menasehati dalam kebaikan dan kesabaran

Saudariku…
Tundukkan pandangan dan jaga pergaulanmu
Khususnya pada kaum adam
Jangan dekati yang haram
Sebatas dan seperlunya saja
Hati-hati jangan melampaui batas
Apalagi berdua-duaan
Ingat ketiganya adalah setan

Saudariku…
Matikanlah lantunan lagumu
Sejenak tilawahkan Al-Qur’an
Hayati maknanya

Saudariku…
Bukankah Allah Rabbmu?
Bukankah Islam agamamu?
Bukankah Rasulullah SAW tauladanmu?
Lalu, kenapa kamu tak memegang teguh keyakinanmu?
Ataukah nafsu sudah menguasaimu?
Dan setan kini menjadi kawanmu?
Jawablah dengan hati nuranimu