Sabar dan Syukur

Sedih senang derita bahagia
Silih berganti bersama roda waktu
Tak da kesengsaraan sejati
Tak juga kebahagiaan abadi
Itulah dunia

Payah mengejar
Yang dikejar semakin jauh
Putus asa menjangkiti
Hilang sudah harga diri
Sampai-sampai bunuh diri

Namun bila didapati
Lupa sudah dengan Illahi
Berlagak hebat
Mengira karna usahanya, kepandaiannya, jerih payahnya
Padahal tidak

Syukur dan sabar saling mengisi
Menenangkan jiwa seorang muslim
Tak layak kau putus asa
Tak pula terlalu bahagia hingga lupa diri
Menerima apa yang Allah beri
Meyakini itulah yang terbaik
Bahagia akan selalu menyelimuti
Sekalipun dalam tetesan air mata

Advertisements